Terima Kasih Sudah Berkunjung Ke BLOG Saya
Mohon Tinggalkan Komentar & Silahkan Ikuti BLOG Saya.

Tampilkan postingan dengan label BBM Blackberry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BBM Blackberry. Tampilkan semua postingan

4 Dampak Buruk Menggunakan Blackberry

Diposting oleh catatan yure on Rabu, 24 Desember 2014

 
Berikut adalah Artikel mengenai 4 Dampak Buruk Menggunakan Blackberry :

1. Membuat ketagihan
 
Perangkat telepon seluler pintar ini begitu mudah membuat pemiliknya merasa kecanduan. Studi Rutgers University pada 2006 menyimpulkan, Blackberry dan perangkat serupa memicu kenaikan penggunaan internet yang cukup signifikan, namun berdampak buruk bagi kesehatan mental.

2. Mengganggu tidur
 
Dengan layanan internet 24 jam, perangkat Blackberry akan bergetar atau berdering setiap saat, ketika ada email dan pesan singkat masuk. Dan setiap saat pula, pengguna akan memainkan Blackberry-nya, termasuk ketika sudah berada di tempat tidur. Tak jarang pula, pengguna begitu sensitif dengan getar Blackberry, sehingga mudah terbangun dari tidur untuk membuka pesan yang masuk.

Kebiasaan menyanding Blackberry di tempat tidur inilah yang akhirnya membuat tidur tak berkualitas. Dampak selanjutnya, tentu menyerang kesehatan. Bukan rahasia lagi bahwa rendahnya kualitas tidur berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental.

Sebuah penelitian mengungkap, pengguna Blackberry yang memiliki kebiasaan memainkannya sebelum tidur rentan mengalami insomnia, sakit kepala, dan kesulitan berkonsentrasi. Penelitian yang dilakukan Uppsala University di Swedia menambahkan bahwa radiasi telepon seluler bisa mengganggu aktivitas tidur.

3. Memicu cemas
 
Memiliki telepon selular cerdas semacam Blackberry memang menyenangkan bagi sebagian orang. Dengan Blackberry, aktivitas berkirim email, chatting, hingga berselancar di internet bisa dilakukan bersamaan, kapan saja, dan di mana saja. Banyak pula yang mengandalkannya untuk urusan pekerjaan.

Studi yang dilakukan MIT's Sloan School of Management pada 2007 mengungkap, penggunaan Blackberry membentuk budaya stres di tempat kerja. Fasilitas internet 24 jam yang dijagokan telepon seluler pintar itu mengacaukan waktu luang pekerja. Tugas dan hal-hal yang menyangkut pekerjaan bisa hadir kapanpun, termasuk kala sedang libur.

4. Melemahkan otak
 
Di balik kemudahan yang diberikan, Blackberry berisiko melemahkan daya konsentrasi penggunanya. Karakternya yang mampu membuat pengguna melakukan sejumlah hal dalam waktu bersamaan (multitasking) cenderung membuat seseorang kesulitan menyerap informasi lantaran fokusnya mudah beralih dari satu hal ke hal lain.

"Sebagai multitasker, otak mereka dibanjiri terlalu banyak informasi, akibatnya mereka tidak selektif lagi untuk memilah informasi yang penting dengan cepat," kata Dr David W Goodman, Direktur Pusat Gangguan Psikologis di Maryland, Baltimore.

Untuk itu, ia menyarankan para pengguna Blackberry agar tak mengaktifkan jaringan internetnya selama 24 jam. “Buat jadwal untuk membuka email, misalnya satu jam sekali, atau dua jam sekali," kata Goodman. "Jangan menjadikan diri sebagai budak getar atau dering Blackberry.".

 
 
Semoga Bermanfaat
More about4 Dampak Buruk Menggunakan Blackberry

Android dan iOS Butuh BBM

Diposting oleh catatan yure on Selasa, 11 Juni 2013




Walaupun beberapa hari lalu secara resmi BlackBerry patahkan rumor BBM akan hadir pada tanggal 27 Juni ini di Android dan iOS, namun banyak pengguna dua platform tersebut yang masih sabar menunggu kapan hadirnya aplikasi multi-chat itu.  

Tentu saja, dengan pengumuman itu, banyak pengguna perangkat Android dan iOS yang bersuka cita karenanya. Namun, apakah benar BBM diperlukan untuk perangkat berbasis Android atau iOS?
 
Dalam satu tahun terakhir, WhatsApp diketahui menjadi aplikasi lintasplatform yang berhasil mencuri hati para penikmat layanan instant messaging. Aplikasi dengan miliaran pesan terkirim tiap hari ini sukses merangkul pengguna BlackBerry, iPhone, smartphone Android, bahkan pengguna ponsel Nokia.

Namun posisi WhatsApp diyakini bakal terancam setelah BlackBerry mengumumkan bahwa akan mengubah aplikasi BBM menjadi aplikasi instant messaging lintas platform. BBM tentu saja memiliki keuntungan karena masih memiliki nama besar sebagai aplikasi perpesanan sangat populer hingga saat ini.

Hal tersebut dapat dibuktikan dengan antusias pengguna kedua platform itu yang begitu besar terhadap rencana dirilisnya BBM untuk Android dan iOS.Meski sama-sama merupakan aplikasi instant messaging lintas platform, namun nama besar BBM yang telah disandang bertahun-tahun di perangkat BlackBerry tak ubahnya telah menjadi daya tarik tersendiri bagi publik, bahkan bagi mereka yang belum pernah memakai BlackBerry sekalipun.

Ditambah lagi dengan BlackBerry juga berencana menggratiskan BBM di Android dan iOS, tentu saja akan semakin menempatkan BBM lebih unggul dibanding WhatsApp ataupun aplikasi perpesanan lain yang saat ini tengah menjamur di app store.

Bahkan Peter Misek, seorang analis dari Jefferis & Co, meyakini bahwa BBM untuk Android dan iOS bakal mampu mengubah nasib dan peruntungan BlackBerry yang mulai terpuruk dalam beberapa tahun terakhir, dengan mengambil alih posisi WhatsApp.

Meskipun begitu, keakuratan dari informasi tersebut masih sedikit dipertanyakan. Alasannya, beberapa saat setelah tweet tersebut di-posting, pihak T-Mobile langsung menghapusnya.

Ditambah lagi, salah seorang perwakilan BlackBerry mengungkapkan kepada Cnet bahwa tanggal tersebut tidaklah akurat. Hingga saat ini, BlackBerry memang belum mengumumkan tanggal pasti dari kehadiran BBM untuk iOS dan Android.

"Ada laporan yang menyatakan bahwa BBM akan tersedia untuk iOS dan Android pada 27 Juni 2013, itu tidak akurat. Kami akan segera mengomunikasikan update berita secepatnya saat kami sudah mengetahui tanggal ketersediaan," tulis BlackBerry, menanggapi tweet dari T-Mobile.

Pernyataan dari BlackBerry ini tampaknya memang benar. Pasalnya, CEO BlackBerry Thorsten Hein pernah mengungkapkan bahwa aplikasi tersebut baru akan dirilis pada Juli 2013. BlackBerry sendiri sudah menyiapkan situs web khusus yang memberi informasi soal kedatangan aplikasi BBM di Android dan iOS.

Melalui situs tersebut, dengan memasukkan alamat e-mail, pengguna bisa mendapat informasi kedatangan aplikasi BBM. Nantinya, aplikasi BBM bisa berjalan di iOS versi 6 ke atas dan Android versi 4.0 (Ice Cream Sandwich) ke atas. Walaupun pada awalnya fitur BBM iOS dan Android tidak akan selengkap versi BlackBerry, pengguna masih bisa memanfaatkannya untuk mengirim pesan teks, foto, voice note, dan membuat grup diskusi berisi 30 kontak.

Meski demikian, banyak pihak yang meragukan kebenaran tanggal rilis BBM untuk Android dan iOS pada 27 Juni 2013 karena informasinya bukan berasal dari pihak BlackBerry sendiri. Uniknya, tweet mengenai rilis BBM di Android ini telah di hapus oleh T-Mobile UK.

BlackBerry sendiri saat ini dikabarkan masih mengembangkan aplikasi BBM untuk Android dan iOS. Selain itu, perusahaan asal Kanada ini juga masih harus menunggu persetujuan dari Apple dan Google agar aplikasi BBM untuk Android dan iOS dapat hadir di iTunes App Store dan Google Play Store.

 
More about Android dan iOS Butuh BBM

Entri Populer